KUBU RAYA, SP – Ratusan warga Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, memadati Kantor Desa Kapur untuk membeli kebutuhan pokok dalam kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM), Kamis (9/7) pagi.
Gerakan Pangan Murah yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya ini bertujuan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan serta mengendalikan inflasi daerah.
Hayati, salah seorang warga Desa Kapur yang mengantre sejak pagi, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut. Menurutnya, paket sembako seharga Rp94.000 sangat meringankan kebutuhan rumah tangga di tengah fluktuasi harga bahan pokok di pasaran.
"Sangat terbantu sekali. Harganya jauh lebih murah dibandingkan di pasar. Isinya lengkap, ada beras, minyak goreng, dan gula. Kami sebagai warga tentu sangat puas dan berharap kegiatan seperti ini sering diadakan oleh pemerintah, kalau bisa rutin setiap bulan. Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati atas bantuan pangan murah ini," ujar Hayati.
Kegiatan tersebut dibuka sekaligus ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto. Turut hadir Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kubu Raya Agus Siswandi, Kapolsek Sungai Raya AKP Hariyanto, serta Kepala Desa Kapur Fahmi untuk memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.
Wakil Bupati Sukiryanto mengatakan Gerakan Pangan Murah di Desa Kapur merupakan pelaksanaan kedua setelah sebelumnya sukses digelar di Desa Rasau Jaya I.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berkomitmen melaksanakan operasi pasar secara berkelanjutan. Setelah Desa Kapur, kegiatan serupa direncanakan digelar di kawasan Pal 9.
"Alhamdulillah, hari ini kita kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah yang diselenggarakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian. Ini merupakan lokasi kedua setelah sebelumnya di Rasau Jaya I, dan insyaallah berikutnya akan dilaksanakan di Pal 9. Langkah ini menjadi instrumen penting bagi kami untuk memantau pergerakan harga komoditas pokok secara langsung sekaligus mengendalikan laju inflasi daerah," kata Sukiryanto.
Ia menjelaskan, harga paket sembako dalam program tersebut lebih murah sekitar Rp21.000 dibandingkan harga pasar.
Setiap paket dijual seharga Rp94.000 dan berisi tiga komoditas utama, yakni beras, minyak goreng, dan gula pasir. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama kelompok rentan seperti lanjut usia (lansia).
Sukiryanto menegaskan, Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu bentuk intervensi jangka panjang Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk menjaga stabilitas inflasi daerah. Hasil pelaksanaan program ini juga menjadi bahan evaluasi yang dilaporkan secara rutin setiap pekan kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui rapat koordinasi virtual.
"Setiap minggu kami mengikuti rapat melalui Zoom bersama Kemendagri untuk melaporkan perkembangan inflasi daerah. Melalui Gerakan Pangan Murah ini, kami berupaya menjaga harga tetap stabil. Komoditas yang menjadi perhatian utama antara lain beras, gula, minyak goreng, telur, dan cabai. Apabila terjadi lonjakan harga, pemerintah daerah melalui dinas terkait akan segera melakukan intervensi untuk menstabilkannya," tegasnya.
Keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pihak swasta, para agen, dan para donatur. Pada pelaksanaan di Desa Kapur, PT Indofood juga memberikan dukungan dengan menyediakan mi instan gratis bagi warga yang mengantre.
Sukiryanto berharap Gerakan Pangan Murah dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan di berbagai desa di Kabupaten Kubu Raya agar ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan secara luas. (mar)